Piala Super UEFA
| Nama lain | UEFA Super Cup |
|---|---|
| Olahraga | Sepak bola |
| Didirikan | 1973 (diakui resmi oleh UEFA sejak 1973) |
| Nama sebelumnya | Piala Super Eropa (1973–1999) |
| Penyelenggara | UEFA |
| Wilayah | Eropa (UEFA) |
| Jumlah tim | 2 tim |
| Status tim | Klub profesional |
| Kualifikasi untuk | Tidak ada |
| Juara pertama | Ajax (1973) |
| Juara bertahan | Real Madrid |
| Paling banyak juara | Real Madrid (6 gelar) |
| Siaran televisi | Disiarkan secara global |
| Kompetisi terkait | Liga Champions UEFA Liga Eropa UEFA |
| Situs web | uefa |
Piala Super UEFA (bahasa Inggris: UEFA Super Cup atau secara historis dikenal sebagai Piala Super Eropa) adalah pertandingan sepak bola tahunan yang diselenggarakan oleh UEFA. Ajang ini mempertemukan antara juara bertahan Liga Champions UEFA melawan juara bertahan kompetisi tingkat kedua Eropa, yang saat ini adalah Liga Eropa UEFA (sebelumnya mempertemukan juara Liga Champions melawan juara Piala Winners UEFA sebelum kompetisi tersebut dibubarkan pada tahun 1999).
Sejarah dan Perkembangan
[sunting | sunting sumber]Gagasan Awal dan Pengakuan Resmi (1971–1973)
[sunting | sunting sumber]Gagasan awal pertandingan piala super antarklub Eropa dicetuskan pada tahun 1971 oleh Anton Witkamp, seorang jurnalis dan kemudian editor surat kabar Belanda De Telegraaf. Pada masa itu, sepak bola klub Eropa didominasi oleh gaya permainan total football dari Ajax Amsterdam. Witkamp ingin menciptakan sebuah tolok ukur definitif untuk menentukan klub terbaik di benua Eropa dengan mempertemukan juara Piala Champions Eropa melawan juara Piala Winners Eropa.
Meskipun UEFA awalnya sempat menolak memberikan pengakuan resmi pada tahun 1971, laga tersebut tetap digelar secara tidak resmi. Pertandingan pertama yang diakui secara resmi oleh UEFA dihelat pada tahun 1973 (mempertemukan Ajax melawan AC Milan), di mana Ajax keluar sebagai juara pertama setelah menang dengan agregat 6–1.
Perubahan Format dan Lokasi (1998–2026)
[sunting | sunting sumber]- Format Dua Leg (1973–1997): Sebagian besar sejarah awal Piala Super dimainkan dalam format kandang-tandang (dua leg), kecuali pada beberapa edisi tertentu di mana salah satu klub mengundurkan diri atau terkendala jadwal.
- Format Satu Pertandingan di Monako (1998–2012): Mulai tahun 1998, UEFA mengubah format menjadi pertandingan tunggal (single match) yang diselenggarakan setiap tahun di Stadion Louis II, Monako.
- Rotasi Stadion Eropa (2013–2026): Sejak tahun 2013, UEFA memutuskan untuk merotasi penyelenggaraan pertandingan ke berbagai stadion di penjuru kota di benua Eropa, memberikan kesempatan bagi berbagai negara untuk menjadi tuan rumah laga pembuka musim resmi UEFA tersebut. Format ini terus berjalan secara berkesinambungan hingga era modern di tahun 2026.
Format dan Regulasi Pertandingan
[sunting | sunting sumber]Aturan Main
[sunting | sunting sumber]- Pertandingan mempertemukan juara Liga Champions UEFA melawan juara Liga Eropa UEFA.
- Laga dilangsungkan dalam satu pertandingan tunggal (single match) di tempat netral yang telah ditentukan oleh UEFA, biasanya dihelat pada bulan Agustus sebagai pembuka kalender musim kompetisi Eropa yang baru.
- Berbeda dengan beberapa kompetisi lain, jika skor pertandingan berakhir imbang setelah waktu normal 90 menit selesai, pertandingan langsung dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit, dan jika masih imbang, pemenang ditentukan melalui drama adu penalti.
Statistik dan Rekor Juara
[sunting | sunting sumber]Perolehan Gelar Berdasarkan Klub
[sunting | sunting sumber]Klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid, memegang rekor mutlak sebagai klub paling sukses dalam sejarah Piala Super UEFA dengan koleksi 6 gelar juara.
| Klub | Juara | Runner-up | Musim Juara |
|---|---|---|---|
| Real Madrid | 6 | 3 | 2002, 2014, 2016, 2017, 2022, 2024 |
| Barcelona | 5 | 4 | 1992, 1997, 2009, 2011, 2015 |
| AC Milan | 5 | 2 | 1989, 1990, 1994, 2003, 2007 |
| Liverpool | 4 | 2 | 1977, 2001, 2005, 2019 |
| Atlético Madrid | 3 | 0 | 2010, 2012, 2018 |
| Bayern München | 2 | 3 | 2013, 2020 |
| Ajax | 2 | 1 | 1973, 1973 (resmi), 1995 |
| Anderlecht | 2 | 0 | 1976, 1978 |
| Valencia | 2 | 0 | 1980, 2004 |
| Juventus | 2 | 0 | 1984, 1996 |