Franco Baresi
| Tanggal lahir | 8 Mei 1960 (umur 66) | |||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tempat lahir | Travagliato, Italia | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,76 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Libero, Bek tengah | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Pensiun | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nomor punggung | 6 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prestasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
Franchino Franco Baresi (lahir 8 Mei 1960) adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Italia yang bermain sebagai libero atau bek tengah. Secara luas dianggap sebagai salah satu bek terbaik dan paling dominan sepanjang masa dalam sejarah sepak bola, ia terkenal karena kemampuan taktik membaca permainan yang luar biasa, tekel presisi, visi operan, serta kepemimpinannya di lapangan.
Baresi mengabdikan seluruh 20 musim karier profesionalnya untuk satu klub saja, yaitu AC Milan, di mana ia menjabat sebagai kapten tim selama 15 musim. Selama membela Rossoneri, ia memenangkan 18 trofi bergengsi, termasuk 6 gelar Serie A dan 3 trofi Liga Champions UEFA. Nomor punggung 6 yang dikenakannya dipensiunkan oleh AC Milan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya.
Kehidupan awal
[sunting | sunting sumber]Franchino Baresi lahir di Travagliato, Provinsi Brescia, Italia. Kakak kandungnya, Giuseppe Baresi, juga merupakan seorang pesepak bola profesional yang kelak menjadi kapten rival sekota AC Milan, Inter Milan.
Pada masa remajanya, kedua Baresi bersaudara mengikuti uji coba di Inter Milan. Namun, Franco ditolak oleh Inter karena postur tubuhnya yang dianggap terlalu kecil, sementara Giuseppe diterima. Franco kemudian melakoni uji coba di AC Milan, yang melihat potensi besarnya dan resmi mengontraknya masuk ke akademi muda klub pada tahun 1974.
Karier klub
[sunting | sunting sumber]AC Milan
[sunting | sunting sumber]Baresi melakukan debut untuk tim utama AC Milan pada usia 17 tahun pada 23 April 1978 di ajang Serie A melawan Verona. Pada musim penuh pertamanya (1978–79), ia langsung mengamankan posisi utama sebagai bek tengah dan membantu Milan memenangkan gelar Scudetto ke-10 mereka.
Ketika AC Milan terdegradasi ke Serie B pada awal 1980-an akibat skandal judi dan masalah internal, Baresi menunjukkan kesetiaannya yang luar biasa dengan bertahan di klub. Pada usia 22 tahun, ia diangkat menjadi kapten tim utama Milan.
Di bawah asuhan manajer Arrigo Sacchi dan kemudian Fabio Capello, Baresi menjadi pemimpin utama dari kuartet pertahanan paling legendaris dalam sejarah sepak bola bersama Paolo Maldini, Alessandro Costacurta, dan Mauro Tassotti. Pada musim Serie A 1991–92, ia memimpin lini pertahanan Milan yang mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang musim. Selama masa kejayaannya, Baresi membawa AC Milan meraih 3 trofi Liga Champions UEFA (1988–89, 1989–90, dan 1993–94) serta dua Piala Interkontinental. Ia resmi pensiun pada akhir musim 1996–97 di usia 37 tahun setelah mencatatkan 719 penampilan resmi bersama Milan.
Karier internasional
[sunting | sunting sumber]Baresi mencatatkan 81 penampilan dan mencetak 1 gol untuk tim nasional sepak bola Italia. Ia masuk dalam skuad Italia yang menjuarai Piala Dunia FIFA 1982 di Spanyol pada usia 22 tahun, meskipun ia tidak diturunkan sepanjang turnamen.
Ia mengambil alih peran utama di lini belakang Gli Azzurri pada akhir 1980-an dan menjadi kapten tim nasional pada Piala Dunia FIFA 1994 di Amerika Serikat. Momen paling membekas terjadi di Piala Dunia 1994, di mana ia menderita cedera meniskus di fase grup dan menjalani operasi lutut, namun secara ajaib pulih hanya dalam kurun waktu 25 hari untuk tampil luar biasa mematikan pergerakan Romário di partai final melawan Brasil (walaupun Italia akhirnya takluk lewat adu penalti).
Statistik karier
[sunting | sunting sumber]Klub
[sunting | sunting sumber]| Klub | Musim | Liga Domestik | Piala Domestik | Kontinental | Lainnya | Total | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| AC Milan | 1977–1978 | Serie A | 1 | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 3 | 0 |
| 1978–1979 | 30 | 0 | 4 | 0 | 6 | 0 | 0 | 0 | 40 | 0 | ||
| 1979–1980 | 28 | 0 | 6 | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 36 | 0 | ||
| 1980–1981 | Serie B | 31 | 0 | 4 | 1 | — | 0 | 0 | 35 | 1 | ||
| 1981–1982 | Serie A | 18 | 2 | 4 | 0 | — | 3 | 2 | 25 | 4 | ||
| 1982–1983 | Serie B | 30 | 4 | 9 | 2 | — | 0 | 0 | 39 | 6 | ||
| 1983–1984 | Serie A | 21 | 3 | 9 | 2 | — | 0 | 0 | 30 | 5 | ||
| 1984–1985 | 26 | 0 | 10 | 0 | — | 0 | 0 | 36 | 0 | |||
| 1985–1986 | 20 | 0 | 4 | 0 | 3 | 0 | 3 | 0 | 30 | 0 | ||
| 1986–1987 | 29 | 2 | 6 | 3 | — | 0 | 0 | 35 | 5 | |||
| 1987–1988 | 27 | 1 | 6 | 0 | 3 | 0 | 0 | 0 | 36 | 1 | ||
| 1988–1989 | 33 | 2 | 8 | 2 | 8 | 0 | 1 | 0 | 50 | 4 | ||
| 1989–1990 | 30 | 1 | 7 | 4 | 8 | 0 | 2 | 0 | 47 | 5 | ||
| 1990–1991 | 31 | 0 | 1 | 0 | 5 | 0 | 1 | 0 | 38 | 0 | ||
| 1991–1992 | 33 | 0 | 6 | 1 | — | 0 | 0 | 39 | 1 | |||
| 1992–1993 | 29 | 0 | 7 | 0 | 8 | 0 | 1 | 0 | 45 | 0 | ||
| 1993–1994 | 31 | 0 | 1 | 0 | 9 | 0 | 3 | 0 | 44 | 0 | ||
| 1994–1995 | 28 | 0 | 0 | 0 | 11 | 0 | 2 | 0 | 41 | 0 | ||
| 1995–1996 | 30 | 1 | 3 | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 35 | 1 | ||
| 1996–1997 | 26 | 0 | 1 | 0 | 2 | 0 | 1 | 0 | 30 | 0 | ||
| Total Karier | 532 | 16 | 97 | 13 | 67 | 0 | 23 | 2 | 719 | 31 | ||